Skip to content
Laptop Mengalami Overheating? Lakukan 6 Hal Ini untuk Mengatasinya

Laptop Mengalami Overheating? Lakukan 6 Hal Ini untuk Mengatasinya

Pernahkah Anda mengalami performa laptop melambat saat menjalankan tugas yang sebenarnya tidak terlalu berat dan suara kipasnya terdengar begitu nyaring? Itu adalah salah satu tanda laptop Anda mengalami overheating atau panas berlebihan. Jika itu sering terjadi, maka umur laptop dan komponen di dalamnya bisa lebih pendek.

Normalnya memang laptop akan menimbukan panas ketika digunakan untuk bekerja. Semakin tinggi atau berat intensitas kerjanya, maka dibutuhkan tenaga yang lebih kuat untuk menyelesaikannya dan semakin besar pulan panas yang dilepaskan. Produsen laptop telah memikirkan hal ini dengan membekali laptop dengan sistem pendingin yang andal.

Penyebab Laptop Overheating

Ketika panas yang ditimbulkan mulai berlebihan dan tidak dapat lagi diatasi oleh sistem pendinginan, maka laptop akan mengalami overheating dan mulai mengalami penurunan kinerja karena throttling. Bahkan beberapa aplikasi yang berjalan akan crash atau freeze (hang) saat laptop mengalami overheating.

Salah satu sebab laptop overheating adalah terganggunya sistem sirkulasi udara karena penggunaan laptop di atas kasur atau permukaan empuk lainnya. Penggunaan laptop di permukaan yang empuk dapat menutup ventilasi yang biasanya terdapat pada sisi bawah laptop.

Selain penggunaan di atas kasur, debu dan kotoran juga bisa menjadi penyebab laptop overheating. Seiring penggunaan laptop, kadang banyak debu dan kotoran yang menumpuk pada kipas pendingin. Hal ini membuat putaran kipas tidak optimal dan hembusan anginnya pun tidak maksimal.

Penyebab overheating lainnya adalah masalah perangkat keras. Ada beberapa komponen yang menimbulkan panas tinggi seperti baterai tua yang mulai rusak atau thermal paste yang sudah tak mampu lagi menyalurkan panas ke heatsink.

Mengatasi Laptop Overheating

Ada beberapa tips sederhana untuk mengatasi panas berlebih atau overheating pada laptop, yakni:
  • Jika Anda menggunakan laptop untuk tugas berat atau gaming selama beberapa jam, maka beri waktu istirahat. Matikan laptop dan lepaskan colokan charger hingga komponen di dalamnya dingin.
  • Jangan gunakan laptop di permukaan yang empuk seperti kasur atau sofa. Sebagian besar laptop menempatkan intake atau lubang ventilasi untuk mendinginkan suhu pada bagian bawah laptop. Ketika digunakan di atas kasur atau sofa, lubang ventilasi ini akan tertutup dan sirkulasi udaranya akan terganggu.
  • Bersihkan debu dan kotoran yang terllihat pada lubang intake ventilasi dan exhaust laptop agar sirkulasi udara lancar. Jika memungkinkan, bongkar laptop dan bersihkan kipas pendinginnya dari debu yang mengganggu.
  • Datangi service center, lakukan penggantian thermal paste agar pelepasan panas dari komponen ke heatsink kembali efektif.
  • Atur kecepatan kipas laptop melalui BIOS atau aplikasi bawaan produsen laptop agar pendinginan optimal.
  • Gunakan aksesoris cooling pad jika dibutuhkan.
Artikel sebelumnya Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Memutuskan untuk Upgrade RAM Laptop
Artikel berikutnya Ini 4 hal Sepele yang Bikin Baterai Laptop Awet