Skip to content
Ketahui 5 Jenis Casing Komputer ini Sebelum Membeli

Ketahui 5 Jenis Casing Komputer ini Sebelum Membeli

(sumber: unsplash)

     Casing komputer dipergunakan untuk melindungi komponen yang ada di dalamnya seperti processor, VGA, RAM, HDD. Walaupun begitu, tidak semua casing yang kamu temui di toko elektronik itu sama. Ada banyak jenis casing komputer yang perlu kamu ketahui sebelum memilih dan membeli.

Mengapa?

     Ini karena tidak semua casing sesuai dengan kebutuhan kamu. Terlebih jika kamu hendak menggunakan casing tersebut untuk melengkapi komputer gaming. Karena hal tersebut, agar kamu tidak salah beli, ada baiknya kamu tahu jenis casing CPU komputer berikut ini.
      1.  Casing Mini ITX
               Casing mini ITX memiliki ukuran yang kecil dan biasanya hanya dipergunakan untuk keperluan pelajar atau untuk PC kecil saja. Dengan ukuran yang kecil tersebut, casing ini cocok untuk kamu yang punya PC kecil dan memiliki ruangan yang sempit.

               Motherboard yang digunakan untuk casing ini adalah mobo ukuran Mini-ITX. Umumnya, casing ini hanya mempunyai 1 slot untuk VGA card saja. Karena hal tersebut, jenis casing Mini ITX tepatnya jenis cube tower biasanya digunakan untuk PS/2.

               Untuk processor, awalnya hanya bisa mendukung inti komputer seperti AMD Brazos atau intel atom saja. Namun, seiring dengan perkembangannya, casing ini sudah mendukung untuk melindungi processor intel core I series serta AMD A Series. Bahkan saat ini sudah ada jenis Mini ITX yang dirancang untuk gaming.

              2.  Mini Tower Micro ATX
                       Jika dibandingkan dengan mini ITX, casing komputer Micro ATX memiliki ukuran yang lebih besar. Casing ini adalah casing yang paling banyak digunakan karena dapat menampung berbagai ukuran mobo micro ATX.

                  Ukuran dari casing CPU ini adalah sekitar 30-35 cm. Karena itu, casing ini cocok untuk PC kantoran ataupun warnet dengan spek dasar.

                       Casing jenis ini biasanya mempunyai 1 slot 5.25 optical drive, 4 slot hard drive, 2 buah slot VGA. Namun banyak komponen dan slot yang bisa ditampung tersebut juga tergantung dari jenis mobo yang kamu gunakan.

                      3.  Casing Mid-Tower ATX
                               Jenis casing mid-tower ATX termasuk sebagai salah satu jenis casing CPU terpopuler. Hal tersebut disebabkan karena ukurannya yang tidak terlalu besar namun tetap bisa menampung banyak komponen.

                          Mid-towers ATX memiliki ukuran sekitar 43-48 cm. Dengan ukuran tersebut, jenis casing ini menjadi alternatif pilihan untuk para gamers. Apalagi, jenis casing ini mempunyai slot PS/2 dan support mobo ATX, hard drive dan optical driver dan 2 VGA Card.

                               Namun, saat hendak memasang 2 VGA, pastikan terlebih dahulu mengenai sirkulasi udaranya. Apakah cukup bagus atau tidak. Jika kamu paksakan, akan menyebabkan airflow casing terbatas dan suhu CPU akan mudah tidak stabil.
                              4.  Casing Full Tower
                                       Casing jenis ini merupakan casing dengan ukuran besar yang biasanya digunakan untuk kebutuhan dengan spek tinggi. Misalnya untuk gaming, design profesional, overclock ekstreme, PC server dan content professional.

                                  Untuk ukuran, casing ini memiliki panjang sekitar 50 cm, tinggi sekitar 70 cm, lebar sekitar 20 cm. namun, ada pula casing yang memiliki ukuran lebih besar dari ukuran tersebut. Jadi, kalau kamu ingin menggunakan casing ini, pastikan kamu sudah menyediakan tempat yang cukup besar ya.

                                       Jenis casing CPU gaming ini dapat digunakan untuk mobo E-ATX dan ATX dengan menggunakan 2 VGA, 4-9 5.25 drive bays. Selain itu, jenis casing full tower ini juga sudah dilengkapi dengan sistem pendinginan yang stabil, seperti water cooling. Dengan begitu, suhu di CPU lebih stabil dan tidak mudah terjadi overheat.
                                      5.  Casing Rackmount
                                               Sesuai namanya, casing ini memiliki bentuk seperti rak lemari khusus. Casing ini berbentuk tipis dan pipih dengan setiap rak casing tersebut memiliki unit server dengan fungsi berbeda. Karena fungsinya yang cukup kompleks, casing komputer ini biasanya digunakan untuk institusi khusus. 

                                               Dari informasi jenis casing komputer tersebut, kamu bisa memperkirakan mana jenis casing yang sesuai kebutuhan kamu. Semoga informasi ini bisa membantu kamu.

                                          Previous article Pengertian dan Fungsi Casing CPU yang Perlu Diketahui
                                          Next article Inilah 7 Perbedaan Laptop dan Notebook yang Perlu Kamu Tahu