Skip to content
Ini Tips Menjaga Keamanan dan Privasi di PC dan Laptop

Ini Tips Menjaga Keamanan dan Privasi di PC dan Laptop

Keamanan dan masalah privasi menjadi isu yang hangat diperbincangkan di era digital ini. Bekerja dengan PC atau laptop yang terhubung dengan internet menyimpan risiko keamanan dan kebocoran data atau privasi pengguna jika tidak dibekali dengan fitur keamanan yang mumpuni serta perilaku pengguna yang paham dan menjaga data pribadinya.

Ancaman keamanan di PC dan laptop sekarang ini tak hanya masalah virus saja, tetapi juga munculnya malware dan ransomware yang tak kalah berbahayanya. Selain itu, banyak pula pelaku kejahatan yang menebar spyware yang siap merekam data pribadi pengguna. Guna meminimalisir ancaman keamanan tersebut, Anda dapat melakukan beberapa tips sederhana di bawah ini.

Gunakan Antivirus dan Firewall

Bagi pengguna PC dan laptop dengan sistem operasi Windows, menggunakan aplikasi antivirus adalah hal yang wajib. Microsoft sebenarnya terus meningkatkan keamanan di sistem operasinya, tetapi kehadiran antivirus tetyaplah diperlukan untuk menangkan virus, malware, dan aplikasi jahat lainnya. Microsoft memiliki aplikasi antivirus built in yang disebut dengan Windows Security di Windows 11 dan Windows 10 yang kemampuannya cukup andal.

Bagi yang masih merasa kurang dengan solusi keamanan dari Windows Security, dapat menginstal aplikasi antivirus buatan pihak ketiga, baik yang berbayar maupun gratis. Hal yang perlu diperhatikan adalah pengguna perlu melakukan update antivirus secara teratur untuk menangkis serangan virus dan program jahat varian terbaru.

Selain menggunakan antivirus, juga wajib menggunakan firewall untuk mengawasi dan memantau arus keluar masuk data dalam sebuah PC atau laptop, serta melindungi berbagai macam serangan. Bagi pengguna Windows, firewall sudah secara otomatis aktif.

Jangan Sembarangan Buka tautan dan Lampiran Email

Email adalah solusi berkirim pesan yang sangat populer. Namun, email ini juga merupakan salah satu media yang cukup populer digunakan untuk menyebarkan malware. Email berisi malware biasanya dikirimkan secara acak. Ketika Anda menirima email dari orang yang tidak dikenal, alangkah baiknya tidak membuka lampiran yang ada di dalamnya. Bisa jadi, lampiran tersebut berisi virus atau malware yang berbahaya.

Selain lampiran email, tautan atau link berbahaya juga menjadi media penyebaran malware. Tautan tersebut bisa disebarkan melalui berbagai media seperti sosial media, instant meseenger, dan sebagainya. Ketika ada orang tidak dikenal mengirimkan pesan yang berisi link atau tautan, sebaiknya hindari untuk mengkliknya.

Hindari Menggunakan Software Bajakan

Software bajakan saat ini memang masih banyak menjadi pilihan pengguna PC dan laptop di Indonesia karena harda software aslinya dianggap mahal. Akan tetapi, software bajakan ini ternyata menyimpan ancaman keamanan yang cukup serius. Pada dasarnya, software bajakan adalah software asli yang dimodifikasi agar dapat digunakan tanpa batasan lisensi.

Ada kemungkinan software bajakan diselipkan aplikasi jahat seperti spyware, backdoor atau malware lainnya. Hindari penggunaan software bajakan ini dan beralih ke software asli dan berlisensi karena keamanan di dalamnya dijamin oleh sang pembuat software. Jika tidak memiliki dana untuk membeli software asli, dapat mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi gratis atau freeware yang kinerjanya cukup powerful.

Jangan Mudah Memberikan Informasi Pribadi

Pernahkah Anda melihat tweet atau challenge aneh yang meminta peserta menyebutkan data pribadi seperti nama ibu, alamat rumah, nama panggilan atau data pribadi lainnya? Berhati-hatilah karena itu adalah salah satu metode social engineering untuk mengoleksi data pribadi tanpa disadari oleh peserta challenge. Serangan berbasis social engineering saat ini sedang berkembang seiring perkembangan sosial media.

Data pribadi yang dikumpulkan tersebut nantinya dapat dilakukan mapping dan dimanfaatkan untuk meretas akun pribadi pemiliknya. Akun pribadi ini bisa bermacam-macam, seperti akun sosial media, bank digital, WhatsApp, dan sebagainya dengan bermodalkan informasi pribadi yang berhasil dikoleksi.

Previous article Ini Tips Sederhana Agar Lebih Produktif dengan PC dan Laptop Windows
Next article Begini Cara Meningkatkan Performa Laptop Gaming