Skip to content
Laptop untuk desain grafis

Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi Desainer Grafis untuk Memilih Laptop Terbaik

Desain grafis adalah salah satu pekerjaan yang banyak dipandang remeh oleh sebagian orang karena pekerjaannya yang tampak sederhana. Padahal sebenarnya pekerjaan seorang desain grafis tidak pernah sederhana. Seorang desainer membutuhkan kreativitas tinggi untuk menghasilkan konsep yang matang dan dipadukan skill yang kompeten untuk mewujudkan konsepnya.

Selain pekerjaannya yang cukup rumit, desainer grafis membutuhkan perangkat seperti laptop yang sesuai. Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam memilih laptop yang akan digunakan untuk bergelut dengan pekerjaan desain grafis, penasaran?

Performa yang Powerful

Desain grafis membutuhkan laptop dengan spesifikasi yang powerful, mengapa? Beberapa aplikasi yang sering digunakan desainer grafis membutuhkan resource yang cukup besar dan kadang harus menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Sebuah laptop dengan prosesor terbaru dengan jumlah core minimal 4 (quad-core) akan sangat membantu menangani beban aplikasi tersebut.

Tak hanya didukung dengan prosesor yang kuat, laptop untuk desainer grafis juga sebaiknya dibekali dengan RAM berkapasitas besar agar dapat menangani multitaksing tanpa masalah. RAM dengan kapasitas 16GB adalah syarat minimal untuk seorang desainer grafis profesional. Meski kadang tidak menjalankan banyak aplikasi, tetapi banyak desainer grafis yang bekerja dengan ratusan layer yang sangat haus akan kebutuhan RAM.

Hal yang kadang kurang diperhatikan adalah GPU yang digunakan. Laptop untuk desain grafis sebaiknya dibekali dengan GPU diskrit guna menunjang performanya saat menjalankan aplikasi berbasis grafis. Tidak perlu menggunakan GPU diskrit kelas gaming, tetapi kelas menengah pun sudah cukup.

Layar yang Akurat

Akurasi warna adalah setengah nafas desainer grafis. Tak hanya membutuhkan performa yang kompeten, laptop untuk desain grafis juga harus dibekali dengan layar yang mampu menghasilkan warna akurat dan memiliki resolusi tinggi. Minimal, laptop tersebut memiliki ukuran layar 15,6 inci dengan resolusi full HD yang menawarkan color gamut 100% sRGB. Jika budget memadai, tak ada salahnya memilih laptop dengan sertifikat PANTONE validated atau CalMAN verivied.

Jika budget terbatas, dapat memilih laptop dengan spesifikasi yang kompeten dan nantinya dibelikan monitor secara terpisah. Penggunaan monitor eksternal membuat pilihan lebih fleksibel karena bebas memilih ukuran, saturasi warna, dan juga refresh rate sesuai dana yang dimiliki.
Storage yang Memadai

Meski tidak terlalu vital seperti layar dan performa, kapasitas storage yang besar akan membuat desainer grafis lebih leluasa menyimpan file project dan juga portofolio. Sebuah file project biasaya berukuran puluhan MB hingga beberapa GB, tergantung tingkat kerumitan dari desain itu sendiri. Minimal laptop dengan SSD berkapasitas 512GB cukup memadai. Jika masih kurang, dapat memanfaatkan eksternal storage seperti SSD eksternal.

Artikel sebelumnya Ini 5 Fitur Windows 11 yang Membuatnya Layak Dinantikan
Artikel berikutnya 5 Tips Memilih Laptop Terbaik untuk Gamer