Skip to content
5 Hal yang Bisa Memicu CPU Mati Sendiri Dan Cara Mengatasi

5 Hal yang Bisa Memicu CPU Mati Sendiri Dan Cara Mengatasi

cpu mati

Pinterest.com/DzmitryPeratrukhin

Beberapa orang mungkin pernah mengalami cpu mati sendiri. Padahal setelah di cek, listrik tidak padam dan daya listrik masih nyala pada tegangan normal (tidak terjadi gangguan listrik). Lalu kenapa cpu bisa mendadak mati?

Apakah itu berarti komputer kamu sudah rusak? Tentu saja tidak. Ada banyak faktor yang mendukung kenapa cpu kamu bisa tiba-tiba mati. Mari bedah satu per satu.

Penyebab Komputer dan CPU Mati Sendiri

Satu hal yang harus dilakukan saat cpu hidup sebentar terus mati lagi, yakni tetap tenang. Jangan buru-buru berasumsi bahwa komputer kamu sudah rusak.

Siapa tahu dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa memperbaiki cpu tersebut. Tidak perlu beli yang baru lagi. Berikut beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan cpu mendadak mati sendiri+Cara mengatasinya.

  • Suhu CPU Terlalu Panas

Penyebab pertama, bisa diakibatkan karena suhu cpu terlalu panas. Bisa jadi kamu telah menyalakan komputer terlalu lama atau telah menjalankan software/game yang “berat”.

Dimana game/software tersebut membuat cpu bekerja terlalu keras. Akibatnya cpu mencapai ussage maksimal (yakni 100%) dan membuat suhu cpu panas dalam waktu singkat.

Ya, bisa dibilang kamu terlalu memaksakan sistem cpu untuk bekerja melebihi kapasitas normalnya. Jadi nggak heran jika tiba-tiba komputer mati saat internetan.

Sarannya, coba diamkan komputermu sejenak. Biarkan ia beristirahat sejenak. Jika sudah nyala, jangan jalankan game/sofftware berat lagi.

  • RAM Rusak

Penyebab kedua, bisa jadi karena memory/ram yang rusak. Walaupun ini jarang terjadi, tapi bukan berarti ram tidak bisa rusak. Sama seperti perangkat keras komputer lainnya, ram juga bisa mengalami kerusakan.

Nah, salah satu tanda yang mengindikasi adanya kerusakan pada ram yaitu komputer sering log off sendiri. Ditambah lagi, layar komputer mengalami bluescreen dan speaker berbunyi deep panjang saat dinyalakan.

Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan tersebut bisa menganggu sistem cpu juga. Akibatnya cpu bisa tiba-tiba mati sendiri.

Cobalah untuk ganti ram komputer dengan yang baru. Jika komputer bisa berjalan lancar lagi, berarti penyebabnya adalah ram rusak. Masalah terselesaikan, tanpa perlu beli komputer baru.

  • Daya Listrik yang Tidak Stabil

Apabila komputer tiba-tiba mati, tapi cpu masih hidup bisa jadi penyebabnya karena daya listrik yang tidak stabil. Padahal, komputer memerlukan daya yang cukup (tidak kurang, tidak lebih) untuk menjalankan sistem yang terpasang.

Akibatnya, ketika komputer tidak mendapat aliran listrik yang cukup, fungsi komputer otomatis akan turun dan membuat cpu mati mendadak. Begitu juga sebaliknya.

Ketika mengalami lonjakan arus listrik secara tiba-tiba, komponen power supply pada komputer bisa mengalami kerusakan. Hal tersebut akan menyebabkan sambungan listrik terputus dan cpu+komputer mati mendadak.

Sarannya, biasakan pakai stabilizer. Selain menghindari tegangan arus listrik yang tidak stabil, komponen tersebut juga berfungsi untuk melindungi power supply komputer.

  • Terjadi Crash pada Software Komputer

Salah satu penyebab utama komputer hang adalah pemasangan driver yang tidak sesuai dengan OS dan hardware yang dipakai. Ketika permasalahan tersebut tidak segera diatasi, akan terjadi crash/kerusakan pada software komputer.

Dimana kerusakan tersebut memicu cpu mati sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, cobalah untuk meng-uninstall driver tersebut. Install kembali dengan software/driver yang sesuai dengan hardware dan OS yang dipakai.

  • Terserang Virus

Kemungkinan terakhir, penyebab komputer shutdown sendiri dan cpu mendadak mati yaitu karena terserang virus. Beberapa serangan virus mampu membuat sistem cpu bekerja terlalu keras dan membuatnya mati sendiri

Untuk kasus ini, coba lakukan scaning komputer pakai antivirus paling ampuh. Kemudian install ulang sistem operasi komputer kamu.

Setelah dibedah satu per satu, ada banyak penyebab cpu mati sendiri. Maka dari itu jangan langsung panik. Cobalah beberapa tips dan saran diatas. Semoga membantu!

Previous article 5 Jenis Type USB Port yang Paling Sering Digunakan
Next article Cara Update Avast Secara Offline Ini Harus Dicoba!