Skip to content
Mengenal Lebih Dekat dengan Chromebook, Cocok untuk Bekerja dan Belajar Daring

Mengenal Lebih Dekat dengan Chromebook, Cocok untuk Bekerja dan Belajar Daring

Anda mungkin tidak asing lagi dengan Chromebook - sebuah laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome OS. Jika dilihat dari fisiknya, Chromebook ini tak jauh berbeda dengan laptop pada umumnya yang mengusung desain clamshell dan tersedia dalam berbagai varian spesifikasi dan harga. Brand laptop seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan sebagainya telah memiliki lini Chromebook yang dipasarkan di Indonesia.

Banyak orang bertanya-tanya, apakah cara kerja Chromebook ini berbeda dengan laptop biasa? Secara umum, cara kerja Chromebook ini tak jauh berbeda dengan kebanyakan laptop biasa. Perbedaan yang paling mencolok adalah, Chromebook menjalankan sistem operasi Chrome OS yang dikembangkan oleh Google. Laptop ini dilengkapi dengan aplikasi yang memadai guna menunjang komputasi dasar seperti Google Docs, Chrome browser, YouTube, dan banyak lagi.

 Chromebook Cocok untuk Bekerja dan Belajar Daring

Chrome OS sendiri memiliki performa yang sangat cepat den efisien. Sistem operasi yang dikembangkan oleh Google ini langsung dapat digunakan setelah dihidupkan atau diaktifkan dari mode sleep. Selain itu, tampilan antarmukanya relatif mudah dimengerti dan sederhana. Pengguna tak akan direpotkan dengan instalasi driver, konfigurasi sistem yang rumit, dan sebagainya.

Solusi Chromebook cocok untuk bekerja dan belajar secara daring karena dilengkapi dengan aplikasi dasar yang cukup powerful, seperti Google Docs, Gmail, Google Calendar, dan belum lama ini dapat menginstal aplikasi Android melalui Play Store.

Semua fitur yang dibutuhkan untuk work from home (WFH) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah dimiliki oleh Chromebook. Online meeting dan kelas online dapat dilakukan melalui aplikasi Zoom atau Google Meet. Editing foto ringan, browsing, streaming video, dan komputasi penunjang produktivitas dapat dilakukan dengan Chromebook.

Bekerja dengan dokumen, spreadsheet atau slide presentasi dapat ditangani dengan baik oleh Google Docs yang terdiri dari Doc, Sheet, dan Slide yang fiturnya tak kalah dengan Microsoft Office. Ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering bergelut dengan layanan Google.

Kapasitas penyimpanan atau storage Chromebook memang rata-rata tidak terlalu besar. Namun hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah karena Chromebook mengandalkan cloud storage dari Google Drive. Setiap pembelian Chromebook, pengguna mendapatkan gratis storage 100GB di Google Drive selama dua tahun.

Penggunaan resource Chromebook ini terbilang sangat efisien. Rata-rata laptop Chromebook memiliki daya tahan baterai 7 - 8 jam dan bahkan ada yang menembuss angka 12 jam. Dengan daya tahan baterai yang andal, Chromebook dapat digunakan bekerja atau belajar daring seharian penuh tanpa harus repot menancapkan charger untuk mengisi daya.

Menggunakan Chromebook Harus Terhubung dengan Internet?

Saat pertama kali diperkenalkan pada 2011 silam, Chromebook memang harus terhubung dengan koneksi internet untuk dapat bekerja. Namun saat telah mengalami perkembangan yang pesat dan Chromebook dapat digunakan secara offline. Sehingga Anda dapat bekerja atau belajar seperti biasa tanpa membutuhkan koneksi internet seperti pada laptop berbasis Windows atau MacOS.

Meski demikian, memang ada beberapa fungsi yang hanya bisa diakses ketika terhubung dengan internet. Secara umum, Chromebook ini merupakan sebuah laptop yang ringan, mudah digunakan, dan powerful untuk menangani komputasi sehari-hari seperti bekerja atau belajar daring.

Artikel sebelumnya AMD Radeon 6600XT Diperkenalkan, Jagoan Baru untuk Gaming 1080p
Artikel berikutnya Ini Keunggulan Laptop Xiaomi RedmiBook 15 Bertenaga Intel Core 11th Gen