Skip to content
Ini Tiga Hal yang Perlu Diketahui dari Browser Microsoft Edge yang Baru

Ini Tiga Hal yang Perlu Diketahui dari Browser Microsoft Edge yang Baru

microsoft edge

Microsoft Edge adalah browser default di sistem operasi Windows saat ini. Browser tersebut telah mengalami perubahan yang cukup signifikan dan disertai dengan update logo yang lebih menarik pada versi terbarunya. Ada tiga hal yang perlu diketahui dari browser Microsoft Edge versi terbaru, apa saja?

Menggunakan Mesin yang Sama dengan Google Chrome

Microsoft Edge yang baru berbeda dengan Edge yang pertama kali diluncurkan. Microsoft memutuskan untuk beralih menggunakan mesin render web yang sama dengan yang digunakan oleh Google Chrome, yakni Chromium. Kini baik Microsoft maupun Google berkontribusi pada proyek open source Chromium.

Penggunaan mesin render yang sama membuat browser Microsoft Edge ini memiliki banyak kemiripan dengan Google Chrome. Kedua browser ini kini dapat menggunakan ekstensi, theme, dan fitur tambahan yang sama. Keputusan Microsoft beralih ke Chromium cukup tepat karena jumlah pengguna Edge mengalami peningkatan.

Microsoft Edge Adalah Browser Lintas Platform

Berbeda dengan Microsoft Edge generasi pertama yang tersedia di platform yang terbatas, kini versi baru Edge tersedia lintas platform. Hal ini tak lepas dari penggunaan mesin render Chromium yang memiliki kompatibilitas yang luas. Bahkan sistem operasi Windows 7 yang sudah dipensiunkan pun dapat menjalankan browser Edge generasi baru.

Microsoft Edge tersedia di hampir semua sistem operasi PC dan mobile populer saat ini, antara lain adalah:

  • Windows 7
  • Windows 8
  • Windows 8.1
  • Windows 10
  • macOS
  • Linux (segera hadir)
  • Android
  • iOS

Browser Utama di Windows 10

Bukan rahasia lagi bahwa Microsoft selalu menggunakan browser miliknya sebagai browser utama di sistem operasi Windows. Di Windows 10, Microsoft Edge generasi pertama menjadi browser utama atau default. Kemudian Microsoft Edge baru yang berbasis Chromium hadir melalui update atau secara manual menggantikan Edge generasi pertama.

Peralihan dari Microsoft Edge lawas ke Edge baru terbilang mulus dan sinkronisasi data berlangsung lancar. Meski demikian, pengguna masih dapat mengganti browser utama dari Microsoft Edge ke browser lain, seperti yang dilansir dari Softpedia (05/06/2020).

Previous article HP Spectre x360 Conv13, Ultrabook Hybrid Premium dengan Layar AMOLED
Next article Asus Vivobook S14 M433 Bertenaga Ryzen 7 4700U Hadir di Indonesia