Skip to content
Ini Spesifikasi dan Harga Chromebook Lokal yang Akan Diproduksi di Indonesia

Ini Spesifikasi dan Harga Chromebook Lokal yang Akan Diproduksi di Indonesia

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Google telah menggandeng enam produsen laptop lokal untuk menghadirkan Chromebook buatan dalam negeri. Keenam produsen yang mendapat jatah merakit Chromebook adalah Advan, Axioo, Evercoss, SPC, Zyrex, dan TSM.

Semua vendor lokal tersebut kecual TSM telah menyiapkan produk Chromebook andalannya. Sedangkan TSM juga akan merilis Chromebook-nya dan bahkan sudah menyiapkan dua model sekaligus. sayangnya, kedua laptop yang disiapkan oleh TSM hingga kini belum memasuki tahap produksi.

Laptop Chromebook rakitan lokal dari produsen Advan, Axioo, Evercoss, SPC, Zyrex, dan TSM ini diklaim telah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%. kelima Chromebook yang segera hadir antara lain Advan Chromebook 116, Axioo Chromebook, Evercoss CB1, SPC Chromebook X1 Mini, dan Zyrex Chromebook M432-1. Harga laptop ini rata-rata adalah Rp 6 jutaan.

Spesifikasi Chromebook merk lokal ini rata-rata sama, yakni mengandalkan dukungan layar berukuran standar laptop masa kini, yakni 11,6 inci jenis TN (Twisted Newmatic) LCD dengan LED (Light Emiting Diode) backlight resolusi HD 1366 x 768 piksel. Chromebook ini belum mengusung desain bezel tipis seperti laptop kekinian lainnya, tetapi ukuran layar 11,6 inci membuat dimensi secara keseluruhan lebih ringkas.

Kinerja yang ditawarkan oleh Chromebook ini cukup memadai karena ChromeOS memang tidak membutuhkan resource yang besar. Laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Celeron N4020 generasi Gemini Lake yang mengusung dual-core yang berlari dengan kecepatan standar 1,1GHz dengan fitur TurboBoost hingga 2,8GHz. Laptop ini diperkuat oleh memori RAM sebesar 4GB DDR4-2133MHz onboard, sehingga tidak dapat di-upgrade.

Performa grafis Chromebook ini memang tidak laik untuk bermain game, tetapi memadai untuk komputasi sehari-hari. Chromebook ini mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit) Intel UHD Graphics 600 yang mengusung 12 execution unit (EUs) dengan kecepatan 650MHz, tanpa kehadiran grafis diskrit. Performanya sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis dasar dan game ringan.

Sisi konektivitas, laptop Chromebook yang membidik segmen entry-level ini cukup lengkap dengan mengandalkan LAN, WiFi 802.11ac, Bluetooth, Port USB 2.0, Port USB 3.0, Port HDMI, card reader, dan port combo audio.

Hampir semua merk lokal membekali notebook Chromebook dengan media penyimpanan berupa eMMC berkapasitas 32GB untuk menampung data pengguna. Kapasitasnya memang terbilang kecil, tetapi ini dapat dimaklumi mengingat Chrome OS memang tidak membutuhkan storage besar dan mengandalkan cloud storage sebagai media penyimpanannya.

Selain Chromebook di atas, masih ada satu lagi laptop Chromebook dengan spesifikasi yang sedikit berbeda, yakni Zyrex Chromebook M432-2 yang ditenagai prosesor yang lebih kencang, yakni Intel Celeron N4500.

Laptop Chromebook ini menggunakan system operasi berbasis cloud, yakni Chrome OS buatan Google. Meski menggunakan basis cloud, Chromebook ini masih bisa digunakan meski tidak terhubung dengan internet. Selain itu, Chrome OS rilis terbaru telah mendapat akses ke Google Play Store yang memungkinkan pengguna menginstal aplikasi Android di Chromebook-nya.
Artikel sebelumnya Alienware M15 R5, Laptop Gaming Canggih Bertenaga AMD Ryzen 5000 Series
Artikel berikutnya Dell PowerEdge T40, Server Andal dengan Harga Terjangkau