Skip to content
Buka Setiap Hari (10:00-21:00) 021-6013636 087878723456 ask@yolori.com
Buka Setiap Hari (10:00-21:00) 087878723456
Tahun Ini, Google Berfokus Pada Topik Penyebaran Informasi Sesat

Tahun Ini, Google Berfokus Pada Topik Penyebaran Informasi Sesat

Yolori.com - Belakangan ini, Perusahaan Google sepertinya ingin lebih memperhatikan bidang pendidikan. Dengan meluncurkan kurikulum Be Internet Awesome untuk lebih fokus untuk para tenaga pendidik mengajarkan keamanan online kepada muridnya.

Nampaknya, Google terus berusaha untuk meningkatkan kualitas edukasi agar lebih mudah diserap oleh masyarakat. Tahun ini, Google lebih memfokuskan ke media literasi.

Dikutip dari Engadget, Rabu (26/06), Google telah bekerja sama dengan Net Safety Collaborative, dengan salah satu program play-to-learn agar anak-anak bisa mengetahui berita-berita yang menyesatkan, misalnya judul berita dan isi tidak sesuai.

Di dalam kurikulum ini terdapat beberapa aktivitas play-to-learn, salah satunya ialah Don’t Fall for Fake yang mengajarkan anak agar tahu bagaimana cara berpikir kritis, dengan itu anak akan bisa membedakan sumber berita palsu atau tidak serta mengetahui url asli atau palsu.

Terdapat juga aktivitas share with care, berisi tentang pengajaran agar anak bisa menjaga reputasi mereka di media online dan juga ada aktivitas It’s Cool to be Kind yang berisi edukasi mengenai pelecehan secara online. Bersamaan dengan peluncuran kurikulum tersebut, Google juga memberi Informasi mengenai kerjasamanya dengan YMCA yang akan membantu keluarga-keluarga untuk berbincang dengan anak mereka tentang media sosial, cyberbullying, atau disinformasi.

Disamping itu semua, Google ternyata geram setelah salah satu aplikasi milik mereka yaitu Youtube dituduh turut adil sebagai media penyebaran informasi sesat, sehingga membuat Google ingin lebih berfokus kepada topik penyebaran informasi.

Yang diharapkan, setelah Google berfokus kepada masalah penyebaran informasi ini, masyarakat mampu menggunakan platform online dengan lebih bijak dan cerdas.

 

Sumber : Liputan6.com
Previous article Menurut Studi, Tahun 2030 Robot Mengambil Alih Pekerjaan Manusia
Next article 30% Produksi Apple Dipindahkan, Indonesia Menjadi Salah Satu Pilihan!