Skip to content
Asus Chromebook Flip C214 Diluncurkan di Indonesia, Cocok untuk Belajar Daring

Asus Chromebook Flip C214 Diluncurkan di Indonesia, Cocok untuk Belajar Daring

Seakan tak mau ketinggalan dengan laptop merah putih dan sejumlah brand lokal yang sudah mulai menyiapkan Chromebook, Asus Indonesia akhirnya memperkenalkan laptop Chromebook Flip C214 yang menggunaka sistem operasi Chrome OS. Chromebook Flip C214 ini dirancang khusus untuk kebutuhan belajar daring atau kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Keunggulkan Asus Chromebook Flip C214 dibandingkan pesaingnya adalah mengusung konsep hybrid dengan empat mode penggunaan. Selain itu, laptop ini cocok untuk anak karena dibekali dengan bodi rugged yang tangguh dan telah memenuhi standar militer MIL-STD-810G.

Beberapa part atau komponen dirancang khusus agar awet digunakan oleh anak yang mungkin belum paham memperlakukan sebuah gadget, mulai bodi yang dilindungi bumper karet, keyboard durable yang tak mudah dicongkel, dan fitur lainnya. Harga Asuis Chromebook Flip C214 ini mulai Rp 5.609.000.

“Pengenalan perangkat komputasi sejak dini bukan hanya bertujuan untuk memperkenalkan teknologi terhadap anak-anak. Laptop modern saat ini juga dapat menjadi perangkat pendukung pembelajaran interaktif untuk anak-anak. ASUS mengerti bahwa kebutuhan akan laptop edukasi untuk anak-anak pun sangat dibutuhkan di Indonesia. Untuk itulah ASUS menghadirkan Chromebook Flip C214,” kata Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia.

Sistem operasi Chrome OS memiliki sejumlah aplikasi dan layanan khusus edukasi yang banyak digunakan, seperti Google Classroom. Chrome OS juga memiliki antarmuka yang simpel dan lebih mudah digunakan oleh anak-anak. Selain itu, Chrome OS generasi baru sudah dilengkapi toko aplikasi Google Play Store, sehingga memungkinkan pengguna untuk menginstal beberapa aplikasi Android guna mendukung produktivitas dan kegiatan belajar online.

Asus Chromebook Flip C214 mengandalkan dukungan layar sentuh berukuran standar laptop masa kini, yakni 11,6 inci jenis TN (Twisted Newmatic) LCD dengan LED (Light Emiting Diode) backlight resolusi HD 1366 x 768 piksel. Chromebook Flip C214 ini belum mengusung desain bezel tipis seperti laptop kekinian lainnya, tetapi ukuran layar 11,6 inci membuat dimensi secara keseluruhan lebih ringkas. Asus juga menyediakan stylus pen secara opsional jika dibutuhkan.

Kinerja yang ditawarkan oleh Asus Chromebook Flip C214 ini cukup memadai karena ChromeOS memang tidak membutuhkan resource yang besar. Laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Celeron N4000 generasi Gemini Lake yang mengusung dual-core yang berlari dengan kecepatan standar 1,1GHz dengan fitur TurboBoost hingga 2,6GHz. Laptop ini diperkuat oleh memori RAM sebesar 4GB DDR4-2133MHz onboard, sehingga tidak dapat di-upgrade.

Performa grafis Asus Chromebook Flip C214 ini memang tidak dirancang untuk bermain game, tetapi memadai untuk komputasi sehari-hari. Chromebook Flip C214 ini mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit) Intel UHD Graphics 600 yang mengusung 12 execution unit (EUs) dengan kecepatan 650MHz, tanpa kehadiran grafis diskrit. Performanya sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis dasar dan game ringan.

Sisi konektivitas, laptop Asus Chromebook Flip C214 yang membidik segmen entry-level ini cukup lengkap dengan mengandalkan WiFi 802.11ac, Bluetooth, Port USB 3.1 Gen1, Port USB 3.1 Gen1 Type-C (support DisplayPort dan Power Delivery), Port HDMI, MicroSD card reader, dan port combo audio.

Sama seperti Chromebook kelas entry-level pada umumnya, Asus Chromebook Flip C214 dibekali dengan media penyimpanan berupa eMMC berkapasitas 32GB untuk menampung data pengguna. Kapasitasnya memang terbilang kecil, tetapi ini dapat dimaklumi mengingat Chrome OS memang tidak membutuhkan storage besar dan mengandalkan cloud storage sebagai media penyimpanannya.

Salah satu keunggulan Asus Chromebook Flip C214 ini adalah dayatahan baterainya yang mumpuni karena dibekali dengan baterai 3 cell berkapasitas 50Whrs yang diklaim mampu bertahan hingga 10 jam. Ini berarti Chromebook Flip C214 dapat digunakan belajar seharian tanpa harus bergantung dengan charger.
Artikel berikutnya Rekomendasi 5 Laptop Murah untuk Sekolah Daring