5 Tips Merawat SSD Agar SSD Tetap Kencang dan Awet

Solid State Drive atau SSD adalah solusi penyimpanan atau storage yang banyak digunakan oleh pengguna PC desktop maupun laptop saat ini. Performanya yang sangat kencang dan konsumsi daya yang lebih hemat menjadi daya tarik utama SSD yang secara perlahantelah menggantikan solusi hard disk. Sayangnya, cara merawat SSD sangat berbeda dengan hard disk. Jika pengguna menerapkan tips perawatan hard disk ke SSD, maka bia jadi umurnya kian pendek atau bahkan mati sebelum waktunya. Lalu bagaimana agar SSD tetap kencang dan awet? Berikut 5 tips merawat SSD agar performa SSD kencang dan tahan lama.

1. Upgrade Firmware SSD

SSD memang dikendalikan oleh chip kontroler, tetapi juga membutuhkan firmware yang berperan sebagai ‘otak’ untuk memberikan instruksi pada chip kontroler agar bekerja optimal. Produsen SSD terus mengembangkan firmare ini untuk mendapatkan kinerja yang optimal. Selain itu, upgrade firmware juga bermanfaat untuk memperbaiki bug, kompatibilitas, dan masalah kinerja.

Cara upgrade firmware SSD relatif mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan teknis yang mendalam. Bahkan beberapa vendor SSD menyediakan aplikasi tambahan untuk memudahkan upgrade firmware SSD dalam beberapa kali klik saja dan dengan koneksi internet yang memadai.

Baca Juga :  Ini 5 Tanda Hard Disk atau SSD Harus Diganti

2. Jangan Lakukan Defrag di SSD

Pada hard disk konvensional, masih menggunakan mekanisme spinning dengan header untuk mencari dan mengambil data yang diperlukan dari disk. Jika data HDD tersebar di beberapa titik di disk, hard disk perlu berputar lebih lama. Oleh sebab itu, defrag wajib dilakukan untuk hard disk. Sedangkan untuk SSD, defrag tidak perlu dilakukan karena mekanisme kerjanya berbeda.

SSD bekerja dengan sirkuit logis berdasarkan pulsa listrik untuk membaca dan menulis data masuk dan keluar. SSD menyimpan data sebagai blok, dan dapat membaca blok di mana saja di drive dengan waktu yang sama apakah itu tersebar atau tidak. Proses defrag yang memindahkan data antar blok dalam SSD malah justru meningkatkan wear level SSD dan akhirnya umur SSD jadi lebih pendek.

3. Jangan Hapus SSD Sembarangan

SSD bekerja dengan dukungan fitur TRIM baik dari OS atau firmware. Di SSD, ketika pengguna melakukan penghapusan, OS atau firmware akan memaksa SSD untuk menghapus data dengan perintah TRIM dan data akan dihapus seluruhnya dan tidak dapat dipulihkan. Jika menggunakan perangkat lunak penghapusan apa pun pada SSD, itu akan menurunkan masa pakai SSD. Oleh sebab itu, hati-hatilah saat menghapus data.

Baca Juga :  Memilih Antara SSD, SSHD dan Hard Disk, Mana yang Terbaik untuk Laptop?

4. Jangan Isi SSD Hingga Penuh

Agar SSD tetap awet dan performanya terjaga, sebaiknya tidak mengisinya dengan data hingga hampir penuh atau bahkan penuh. SSD mungkin mengalami masalah kinerja, terutama dalam kecepatan penulisan saat drive mencapai kapasitas penuh. SSD perlu menemukan blok yang terisi sebagian dan memindahkan kembali data ke cache, dan menulis kembali ke drive. Sisakanlah ruang kosong agar SSD tetap optimal.

5. Matikan Fitur Hibernasi di Windows

Windows membuat file dan menulis seluruh memori OS ke file itu setiap kali Anda hibernasi. Ketika Anda memiliki SSD untuk menulis file ini, itu bisa menjadi beban berlebih untuk SSD dan menurunkan umur. Solusinya, nonaktifkan fitur hibernasi di Windows ini.

Demikian 5 tips merawat SSD agar performa SSD anda tetap kencang dan tahan lama.