Tips Memperpanjang Umur SSD

Solid State Drive atau SSD saat ini sudah banyak digunakan oleh PC dan laptop keluaran terbaru. Bahkan pengguna PC dan laptop lawas pun juga banyak yang sudah migrasi dari hard disk. Hal ini tak lepas dari keunggulan SSD yang menawarkan performa yang jauh lebih kencang, tahan terhadap guncangan, dan konsumsi daya yang lebih efisien.

Berbeda dengan hard disk yang bergantung pada komponen bergerak di dalamnya, umur penggunaan SSD ditentukan oleh siklus write/erase yang diwujudkan dalam satuan TBW (Terrabyte Written). Semakin sering dan semakin banyak data ditulis dan dihapus, maka semakin berkurang pula umur sebuah SSD. Bahkan, chip flash SSD bisa saja aus lebih dulu sebelum TBW yang ditetapkan produsen terlampaui.

Ada beberapa cara atau tips untuk memperpanjang umur atau usia pakai SSD, terutama bagi mereka yang menggunakan SSD sebsagai sistem. Berikut ini tiga tips yang dapat memperpanjang umur SSD.

Menonaktifkan Fitur Hibernate

Hibernate adalah fitur umum dalam sistem operasi Windows dan sering digunakan oleh orang yang memiliki mobilitas tinggi dan enggan melakukan shut down PC atau Laptop yang digunakannya. Ketika fitur ini diaktifkan, memori sistem atau RAM akan memindahkan isinya yang berupa program dan informasi yang sedang berjalan ke perangkat internal dalam hal ini adalah SSD.

Baca Juga :  Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Laptop Tidak Mudah Rusak

Setelah pengguna mengaktifkan kembali PC desktop atau laptop, sistem akan memuat ulang konten yang dipulihkan ke dalam memori sistem dan kemudian komputer dapat pulih ke keadaan sebelum dilakukan hibernate. Fitur ini memakan cukup banyak siklus write/erase pada SSD sehingga dapat berpotensi mengurangi udia pakainya. Untuk menghindari masalah ini, dapat mematikan fitur hibernate sebagai berikut.

  • Tekan tombol Windows dan R secara bersamaan
  • Ketik CMD pada klom run
  • Kemudian klik kanan pada Commend Prompt dan pilh Run As Administrator
  • Ketik perintah powerrcfg.exe/hibernate off kemudian enter
  • Fitur hibernate telah dinonaktifkan

Menonaktifkan Fitur Page Files

Cara kerja Page Files adalah ruang penyimpanan pada perangkat internal yang digungsikan sebagai RAM tambahan. Ketika aplikasi membutuhkan lebih banyak RAM dan kapasitas RAM tidak memadai, maka Page Files akan digunakan. Tidak baik bagi SSD digunakan sebagai Page Files, karena ukuran file halaman berubah secara dinamis yang meningkatkan siklus write/erase SSD secara signifikan. Berikut cara menonaktifkan Page Files

  • Klik kanan My Computer dan kemudian pilih Properties.
  • Pilih Pengaturan pada tab Advance.
  • Klik Advance, pilih Settings di berkas Performance lalu pilih Change pada bagian Virtual Memory
  • Hilangkan check pada opsi Automattically manage paging file size for all drive
  • Kemudian pilh No paging file atau pilih drive lain sebagai page files
  • Klik OK
Baca Juga :  Ini Tips Sederhana Agar Lebih Produktif dengan PC dan Laptop Windows

Jangan Lakukan Defragmentasi

Pada hard disk tradisional, data yang tersimpan secara berurutan akan dapat dibaca lebih cepat oleh sistem dan performa sistem akan lebih responsif. Sehingga perlu dilakukan defragment pada hard disk.

Namun hal ini tidak berlaku bagi SSD karena data yang disimpan secara tidak berurutan maupun berurutan tidak menunjukan perbedaan performa yang signifikan. Maka dari itu, proses defragment tidak diperlukan di SSD. Bahkan, proses defragment ini malah justru meningkatkan siklus write/erase yang menjadi salah satu tolok ukur usia pakai SSD.