Microsoft Janjikan Performa Windows 11 Ngebut di 2022

Microsoft telah resmi meluncurkan dan menghadirkan sistem operasi Windows 11 sejak Oktober 2021 kemarin dan memberikan upgrade gratis bagi pengguna sistem operasi sebelumnya, Windows 10. meski membawa banyak fitur baru dan perubahan yang cukup signifikan pada antarmuknya, ternyata banyak pengguna yang menilai performa Windows 11 tidak secepat Windows 10.

Terkait performa, Windows 11 ini sudah menarik perhatian di awal kehadirannya karena perubahan spesifikasi minimal sistem untuk menjalankan sistem operasi tersebut. Beberapa pengguna Windows 10 yang telah melakukan upgrade ke Windows 11 banyak yang mengungkapkan bahwa kinerja sistem operasi terbaru Microsoft ini masih kurang responsif. Hal ini membuktikan bawah spesifikasi yang memenuhi atau melebihi kriteria pun kadang belum maksimal performanya.

Pengguna PC atau laptop yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen ternyata malah lebih apes karena adanya bug yang membuat performanya tidak maksimal. Ada dua bug terkait prosesor AMD Ryzen di Windows 11, yakni latensi L3 cache dan teknologi AMD preferred core technology. Kedua bug ini membuat performa AMD Ryzen kurang cemerlang, meski penurunannya hanya berkisar 5 – 7%.

Baca Juga :  Mengenal Fitur DirectStorage di Windows 11, Gamer Wajib Tahu!

Microsoft telah merilis update untuk mengatasi bug untuk meningkatkan performa prosesor AMD Ryzen di Windows 11. Tak hanya itu, AMD sendiri telah merilis driver update terbaru untuk mengatasi masalah performa di sistem operasi terbaru andalan Microsoft ini.

Munculnya masalah performa di atas mendorong Microsoft untuk fokus pada pengembangan performa sistem operasi Windows 11 mulai tahun 2022 mendatang. Pengembang Windows yang hadir dalam sebuah diskusi di situs Reddit mengatakan bahwa Microsoft berjanji akan meningkatkan performa Windows 11 secara signifikan melalui update. Pengembang Windows telah menantikan umpan balik dari pengguna mengena bagian mana saja yang perlu ditingkatkan.

“Kinerja akan menjadi fokus kami di 2022. Sebagian besar fokus itu akan masuk ke startup/launching perf; dalam hal rendering elemen UI di layar (setelah kerangka kerja dimuat), kami telah menguji skalabilitas dalam melakukan hal-hal seperti meletakkan 10k tombol di layar, dll. Sebagian besar elemen UI sudah dirender dengan cukup cepat, tetapi itu akan menjadi baik untuk dipahami jika ada masalah penskalaan / kelambatan elemen UI tertentu yang Anda alami dan kami dapat melihat skenario spesifik itu.”

Baca Juga :  Ini 6 Fitur Terbaik di Windows 11 yang Bikin Pengen Upgrade!

“Secara internal, selain ingin memfokuskan sebagian waktu kerangka kerja UX kami pada kinerja pada tahun 2022, kami juga memiliki tim khusus yang dibentuk baru-baru ini untuk menangani topik ini secara lebih holistik. Jadi ada banyak hal yang secara kolektif kami lakukan di sini untuk mencoba dan memastikan kami memiliki cerita kinerja yang bagus,” kata salah seorang tim pengembang Windows di situs Reddit.

Sejauh ini, penulis telah melakukan upgrade dan menggunakan Windows 11 dua bulan terakhir ini dan tidak merasakan perbedaan performa yang signifikan. Bagi yang merasakan penurunan performa, bersabarlah karena tahun depan performa Windows 11 akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan demi kenyamanan penggunanya.