Mengenal Fitur DirectStorage di Windows 11, Gamer Wajib Tahu!

Sistem operasi Windows 11 yang telah tersedia sejak 5 Oktober 2021 ini tak hanya hadir dengan tampilan antarmuka yang baru dan lebih fresh, tetapi juga aneka fitur baru. Salah satu fitur baru yang cukup menarik dari Windows 11 untuk gamer adalah DirectStorage. Jika fitur DirectStorage ini diaktifkan, dapat meningkatkan performa gaming secara signifikan.

Lalu apa sebenarnya fitur DirectStorage ini? Microsoft pertama kali mengembangkan fitur DirectStorage ini untuk konsol game Xbox dan mendapat sambutan yang positif. Raksasa perangkat lunak asal Redmond ini kemudian menghadirkan fitur DirectStorage ini di Windows 11 untuk meningkatkan pengalaman gamer dalam memainkan game terkini.

Secara teknis, DirectStorage ini adalah API (Application Programming Interface) yang menjadi bagian dari DirectX. Cara kerja fitur DirectStorage ini adalah memecah aset atau data dalam game menjadi beberapa bagian kecil. Data akan di-load ketika game memang membutuhkannya. Misalnya, aset berupa skenario dalam game akan ditampilkan ketika gamer memainkan karakternya sudah di load terlebih dahulu, sehingga game lebih responsif.

Baca Juga :  Laptop Gaming vs Desktop Gaming, Pilih Mana?

Secara umum, fungsi dari DirectStorage membuat loading dan jalannya game lebih cepat dan responsif karena load data dan aset dibaki menjadi beberapa part kecil yang dapat di-load sesuai kebutuhan. Berbeda dengan standar game sebelum ada API DirectStorage yang harus meload seluruh data dan aset game sekaligus dalam satu waktu, sehingga loading bgame terasa lambat atau berat.

Pengaplikasian DirectStorage ini juga berdampak pada berkurangnya beban permintaan I/O, sehingga beban sistem secara keseluruhan dapat berkurang dari sebelumnya. Pada standar API sebelum DirectStorage, peningkatan permintaan I/O ini menciptakan hambatan bahkan pada drive atau SSD dengan teknologi canggih sekalipun.

Secara tradisional, permintaan I/O ini ditangani satu per satu, oleh karena itu secara drastis meningkatkan overhead I/O dan membuat operasional kian mahal. Ketika DirectStorage diaktifkan, maka overhead I/O dapat dikurangi dan drive pun dapat bekerja lebih efisien.

Baca Juga :  Microsoft Ungkap Rahasia Mengapa Windows 11 Jauh Lebih Kencang dari Windows 10

Syarat Menjalankan DirectStorage

Ternyata fitur API DirectStorage di Windows 11 ini tak bisa dijalankan di semua PC atau laptop karena Microsoft memberika beberapa syarat agar fitur ini dapat berjalan efektif.

  • PC atau laptop yang menggunakan SSD M.2 PCIe NVMe (Non-Volatile Memory Express)
  • Bus PCIe 3.0 atau lebih tinggi
  • Kapasitas SSD M.2 PCIe NVMe 1TB atau lebih
  • GPU dan driver yang mendukung DirectX 12 Ultimate

Selain syarat di atas, developer game juga harus mengimplementasikan API DirectStorage dalam judul game buatannya.

Lalu bagaimana dengan Windows 10? Microsoft baru-baru ini dikabarkan telah memperluas fitur DirectStorage ke Windows 10. Namun berdasarkan informasi yang penulis himpun, DirectStorage di Windows 10 tidak menawarkan seluruh potensi dan fitur yang dimiliki seperti ketika dijalankan di Windows 11.