Begini Cara Mengetahui kapan Baterai Laptop Harus Diganti

Pada kesempatan kali ini, penulis akan berbagi informasi mengenai bagaimana cara mengetahui kapan baterai sebuah laptop harus diganti. Baterai adalah salah satu komponen laptop yang sangat penting untuk menunjang mobilitas penggunanya. Baterai dengan kondisi sehat dan daya tahan lama menjadi andalan pengguna yang memiliki mobilitas tinggi. Namun, baterai sebenarnya memiliki umur dan akan menunjukkan tanda-tanda bila sudah saatnya diganti.

Setelah jangka waktu pemakaian dan siklus charging, performa baterai laptop akan mengalami penurunan. Ada tiga faktor yang memengaruhi daya tahan baterai, yakni panas, usia, dan penggunaan. Panas yang terus menerus dapat secara signifikan menurunakn usia baterai. Hal yang sama juga terjadi ketika siklus pengisian atau cycle count telah melewati batas-batas tertentu, maka daya simpan baterai akan berkurang.

Bahkan ketika baterai tidak digunakan dan disimpan di lemara dalam jangka waktu lama sekalipun, daya simpan baterai akan tetap berkurang karena termakan usia. Kerusakan baterai laptop adalah hal yang tak bisa dihindari, tetapi setidaknya Anda harus mengetahui tanda-tandanya. Ini penting agar produktivitas tidak terganggu gara-gara laptop tiba-tiba tak bisa digunakan karena baterai rusak.

Baca Juga :  Begini Cara agar Baterai Laptop Awet Saat Perjalanan

Cek Kapasitas Baterai

Salah satu cara untuk mengetahui apakah baterai laptop sudah saatnya diganti atau belum adalah mengecek kapasitasnya. Anda dapat menggunakan aplikasi grats BatteryInfoView untuk mengetahui daya simpan baterai laptop.

Misalnya, pada aplikasi BatteryInfoView memberikan informasi bahwa baterai dirancang untuk menampung energi 86.580 mWh. Namun, kapasitas baterai saat ini pada pengisian penuh hanya 61.261 mWh. Artinya, baterai laptop hanya menampung 70,8% dari kapasitas aslinya saat terisi penuh.

Seiring berjalannya waktu dan penggunaan, daya simpan baterai laptop akan terus berkurang. Selain itu, aplikasi gratis tersebut juga dapat menampilkan cycle count atau siklus charging yang mana semakin banyak, maka akan semakin berkurang kemampuan baterainya.

Windows akan Memberi Peringatan Ketika Baterai Rusak

Berkurangnya kapasitas baterai mungkin tidak terlalu terasa jika tidak terjadi drop secara tiba-tiba. Namun, kadang baterai mengalami kerusakan lebih awal karena defect atau pola penggunaan yang kurang baik. Ketika baterai laptop mengalami kerusakan, sistem operasi Windows 7 atau versi lebih baru akan menampilkan peringatan berupa tanda silang merah pada indikator baterai.

Baca Juga :  Begini Cara Tingkatkan Daya Tahan Baterai di Windows 11

Ketika Anda melihat tanda silang merah tersebut, disarankan untuk segera mengganti baterai dengan yang baru. Kadang meski sudah muncul tanda silang merah, baterai kaptop masih dapat berfungsi normal dengan daya simpan yang terbatas. Beberapa kasus, laptop bahkan sampai mati mendadak karena baterai benar-benar rusak.

Lakukan Kalibrasi Baterai

Sebelum memutuskan untuk mengeluarkan biaya untuk membeli baterai laptop baru, ada baiknya melakukan kalibrasi baterai terlebih dahulu. Kadang siklus charge dan discharge baterai laptop yang tidak teratur dan mengikuti kebutuhan dan pola penggunaan pemilik laptop ini ternyata memiliki dampak pada akurasi baterai meter yang ada di sistem operasi Windows. Guna memulihkan akurasi indikator baterai laptop, perlu dilakukan kalibrasi. Namun jika telah dilakukan kalibrasi ternyata baterai masih drop dan tidak menunjukkan performa yang membaik, maka sudah saatnya baterai diganti.

Mengganti Baterai

Kerika performa baterai sudah tidak tertolong meski telah dilakukan kalibrasi, mengganti baterai adalah keputusan yang tepat. Anda dapat mengunjungi service center resmi brand laptop yang digunakan untuk mendapatkan baterai original yang baru.