Begini Cara Mengatasi Hard Disk Overheat di Laptop

Laptop saat ini merupakan salah satu perangkat esensial untuk bekerja maupun belajar. Jika laptop mengalami masalah, maka produktivitas dan pekerjaan akan terganggu. Salah satu masalah yang mungkin dialami pengguna laptop adalah overheat atau panas berlebih. Tak hanya prosesor dan GPU saja yang dapat mengalami overheat, hard disk ternyata juga dapat mengalami masalah tersebut.

Hard disk adalah sebuuah komponen penyimpanan data atau storage yang terdiri dari beberapa komponen bergerak seperti rotor, platter, dan head. Meski kasusnya tidak sesering CPU atau GPU, hard disk dapat mengalami panas berlebih dan membuat performanya menurun drastis. Tak hanya penurunan kinerja, overheat pada hard disk juga berisiko data hilang karena kerusakan akibat panas.

Ciri-Ciri Hard Disk Overheat

Lalu bagaimana cara mengenali gejala hard disk overheat? Kadang pengguna dibuat bingung mengenai sumber overheat yang terjadi di laptop, apakah CPU, GPU atau hard disk-nya. Jika hard disk yang mengalami overheat, ada beberapa ciri yang dapat dibedakan dengan overheat pada CPU atau GPU. Berikut beberapa ciri-ciri hard disk mengalami overheat.

  • Booting atau proses menghidupkan laptop sangat lambat atau lebih lambat dari biasaya
  • Akses file dan folder berjalan lambat
  • Kipas laptop berputar lebih lama dan lebih kencang dari biasanya
  • Data sulit diakses atau bahkan korup
  • Laptop berhent bekerja dan menampilkan BSoD (Blue Screen of Death)
Baca Juga :  Ini Tips Sederhana Agar Lebih Produktif dengan PC dan Laptop Windows

Penyebab Hard Disk Overheat

Hard disk mengalami overheat atau panas berlebih yang disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah sirkulasi udara yang tidak lancar. Kadang pengguna meletakkan laptop di kasur atau sofa untuk bekerja dalam waktu lama, sehingga ventilasi tertutup. Hal ini membuat suhu di dalam laptop meningkat dan memicu overheat pada beberapa komponen, salah satunya adalah hard disk.

Kipas laptop yang bermasalah juga bisa menjadi penyebab hard disk mengalami overheat. Kipas laptop yang sudah lama bekerja akan dipenuhi oleh debu dan mengurangi efektifitasnya. Debunya sendiri juga dapat mengotori hard disk dan memicu terjadinyta overheat.

Mengatasi Hard Disk Overheat

Bagaimana jika mengalami hard disk overheat? Langkah pertama adalah menyelamatkan data terlebih dahulu. Jika memiliki kemampuan untuk membuka laptop, maka bongkar dan ambil hard disk-nya. Setelah itu lakukan back up ke laptop/PC lain. Jika tidak berani melakukannya sendiri, dapat membawanya ke pusat servis terdekat.

Baca Juga :  Begini Cara Upgrade SSD dengan Mudah dan Benar

Jika data masih dapat diakses, cara paling mudah adalah memindahkan data yang tersimpan di hard disk yang overheat tadi ke cloud storage dengan memanfaatkan koneksi internet. Lalu bagaimana jika data sudah tidak dapat diakses? Segera bawa laptop atau hard disk tersebut ke layanan recovery data untuk diselamatkan datanya.

Jika data sudah diamankan, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi penyebab hard disk overheat. Lakukan pembersihan bagian dalam laptop dengan kuas untuk menghilangkan debu yang bersarang. Cek kinerja kipas laptop apakah masih baik atau tidak. Lagkah terakhir adalah membeli hard disk atau SSD baru jika memang hard disk yang overheat tadi tidak bisa diselamatkan.